PRESS RELEASE
INDONESIAN INTERNATIONAL MEDICAL OLYMPIAD 2015
HASANUDDIN UNIVERSITY
BADAN EKSEKUTIF MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS
HASANUDDIN
IKATAN SENAT MAHASISWA KEDOKTERAN INDONESIA


IMO AIPKI 2015

di Indonesia, dan menumbuhkan jiwa kompetisi untuk memperdalam ilmuj pengetahuan dan keterampilan mahasiswa dalam berbagai bidang kedokteran yang pada nantinya generasi dokter mampu berkompetisi dengan dokter-dokter luar Indonesia.Kegiatan yang mengusung tema Neglected Tropical Disease – Increasing Global Awareness to Reduce The Blight of Neglected Tropical Disease ini diselenggarakan dari tanggal 14-18 Oktober 2015 bertempat di Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin. Kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan antara lain, olimpiade kedokteran yang memiliki tiga babak, yaitu penyisihan, semifinal, dan final, kemudian acara Medical Expo yang bertemakan “Doctor: Past, Present, and Future”, dan Medical Symposium “Updates on Multiple Drug Resistance of Tuberculosis”.
Acara ini dibuka pada hari/tanggal Rabu, 14 Oktober 2015 oleh Ibu Rektor Universitas Hasanuddin, Prof. Dr. Dwia Aries Tina Palubuhu, M.A pada acara Welcoming Party IMO 2015 di Phinisi Ballroom Grand City Hotel, Makassar. Beliau mengatakan bahwa mahasiswa kedokteran harus mampu memimpin, memiliki jejaring yang luas, dan tentunya mampu berkompetisi dengan mahasiswa lain guna menyambut era Globalisasi yang tentunya semakin besar. Setelah itu, pada hari/tamggal Kamis, 15 Oktober 2015, babak penyisihan dimulai. Seluruh peserta mengikuti tahap Multiple Choice Question (MCQ) dan Objective Structured Practical Examination (OSPE). Pada akhirnya, akan terpilih 10 tim setiap cabang yang akan lanjut ke babak semifinal.
Pada hari/tanggal Jumat, 16 Oktober 2015, babak semifinal diikuti oleh 10 tim setiap cabang. Tahapan pada babak semifinal antara lain MCQ dengan tingkat kadar soal yang lebih tinggi dan waktu yang lebih singkat, Objective Structured Clinical Examination (OSCE), dan Objective Structured Practical Identification (OSPI) khusus untuk cabang infeksi tropis. Pada babak ini akan terpilih 5 tim setiap cabang yang akan lanjut kepada babak final. Selain agenda olimpiade, pada tanggal tersebut pula dilaksanakan kegiatan Medical Expo yang bertempat di Auditorium Prof Dr Amiruddin FK Unhas. Kegiatan ini diikuti oleh peserta IMO 2015 dan siswa-siswi SMA/sederajat di Makassar dan sekitarnya. Pada kegiatan ini, mengundang 3 pembicara, yaitu Prof. dr. Budu, Ph.D., Sp. M. (K), Dr.dr. Marhaen Hardjo, M.Kes, dan Awal Safar M. Setelah agenda talkshow, pada siangnya dilaksanakan kegiatan expo institusi dimana 54 institusi membuka stand untuk memperkenalkan institusi-institusinya, mengenai jalur masuk, dsb. Pada hari/tanggal Sabtu, 17 Oktober 2015, babak semifinal diikuti oleh 5 tim setiap cabang. Tahapannya antara lain Structured Objective Oral Case Analysis and Public Health (SOOCA-PH) dan Lomba Cerdas Tangkas. Pada babak ini akan terpilih 3 tim yang akan keluar menjadi juara pada setiap cabang. Selain agenda olimpade, pada hari tersebut pula dilaksanakan kegiatan Medical Symposium yang diikuti oleh mahasiswa peserta IMO 2015, mahasiswa kedokteran, dan klinisi. Pada kegiatan ini membahas mengenai epidemiologi resistensi obat tuberculosis (TB), diagnosis resistensi TB, TB pada kehamilan, pada anak-anak dan remaja. Pada malamnya, diumumkan juara IMO 2015 pada kegiatan Farewell Party di kediaman Rumah Pribadi Walikota Makassar, Sulawesi Selatan. Pada cabang infeksi tropis, peraih medali emas, perak, perunggu secara berurutan yaitu FK Universitas Brawijaya, FK Universitas Sumatera Utara, dan FK Universitas Gadjah Mada. Pada cabang Neuropsikiatri, peraih medali emas, perak, perunggu secara berurutan yaitu FK Universitas Sumatera Utara, FK Universitas Diponegoro, FK Universitas Gadjah Mada. Pada cabang digestif, peraih medali emas, perak, perunggu secara berurutan yaitu FK Universitas Sumatera Utara, FK Universitas Muslim Indonesia, FK Universitas Airlangga. Pada cabang Genitouroreproduksi, peraih medali emas, perak, perunggu secara berurutan yaitu FK Universitas Airlangga, FK Universitas Gadjah Mada, FK Universitas Indonesia. Pada cabang Kardiorespirasi, peraih medali emas, perak, perunggu secara berurutan yaitu FK Universitas Sumatera Utara, FK Universitas Diponegoro, FK Universitas Sebelas Maret. Dan, Pada cabang Muskuloskeletal, peraih medali emas, perak, perunggu secara berurutan yaitu FK Universitas Diponegoro, FK Universitas Brawijaya, dan FK Universitas Katolik Atmajaya. Dan pada hasil tersebut juga ditetapkan Universitas Sumatera Utara sebagai Juara Umum Indonesian International Medical Olympiad 2015.
Pada hari/tanggal Minggu, 18 Oktober 2015, beberapa delegasi telah meninggalkan Makassar untuk kembali ke institusinya masing-masing. Sedangkan yang lainnya, mengikuti City Tour. Destinasi utama city tour yaitu pusat oleh-oleh somba opu, kawasan fort Rotterdam dan anjungan pantai losari, Makassar. Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari segenap civitas akademika Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin, Programs Studi Pendidikan Dokter, Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin, Prof Dr dr Andi Asadul Islam, Sp BS, dan sponsorship (Tanoto Foundation, Bank Negara Indonesia Wilayah Makassar). Panitia Indonesian International Medical Olympiad 2015 Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Hasanudidn katan Senat Mahasiswa Kedokteran Indonesia

Contact Person
Hadi Tryadi Jl. Perintis Kemerdekaan Km 10 Gd Student Center Lt 1
Fakultas Kedokteran Unhas
082292119948
/